[Mikrotik #4] Tutorial Manajemen Bandwidth & Simple Queue (Anti Lag)

Tutorial IT Expert Bali Eko Darma

Artikel depan

Sudah punya sistem Voucher? (Part 3) ✅

Sekarang bayangkan skenario horor ini: Bli punya internet 20 Mbps. Tiba-tiba ada satu anak kos download update Game (Mobile Legends/PUBG) yang memakan 19 Mbps. Sisanya? 1 Mbps diperebutkan oleh 10 orang lain.

Hasilnya: LAG PARAH. Pelanggan lain teriak, voucher Bli dianggap jelek. Padahal internetnya kencang, cuma “Salah Urus”.

Di Part 4 ini, kita akan belajar menjadi “Polisi Lalu Lintas” di router kita menggunakan fitur Simple Queue.

1. Konsep: Jangan Pelit, Tapi Adil

Tujuan manajemen bandwidth (QoS) bukan untuk membuat internet jadi pelan, tapi memastikan pemerataan.

Ibarat jalan raya, kita buat jalur khusus:

  • Jalur Admin/Pribadi: Jalan Tol (Tanpa Hambatan/Unlimited).
  • Jalur Hotspot/Tamu: Jalan Biasa (Dibatasi kecepatannya, misal max 5 Mbps total).

Dengan begini, walau anak hotspot download gila-gilaan, jaringan Admin tidak akan ikut lemot.

2. Membuat Rule Limiter Sederhana

Kasus: Kita ingin membatasi agar Seluruh Jaringan Hotspot (192.168.50.0/24) tidak bisa menyedot internet lebih dari 5 Mbps.

Cara Manual (Klik-Klik)

  1. Masuk menu Queues.
  2. Pastikan Bli ada di tab Simple Queues.
  3. Klik tombol Tambah (+).
  4. Name: Beri nama, misal Limit-Total-Hotspot.
  5. Target: Isi IP Network Hotspot, yaitu 192.168.50.0/24 (Pastikan pakai /24).
  6. Max Limit (Target Upload): Isi 1M (Upload biasanya lebih kecil).
  7. Max Limit (Target Download): Isi 5M (Sesuaikan dengan jatah yang Bli berikan).
  8. Klik OK.

Cara Setting Simple Queue Limit Bandwidth

💡 Tips Pro (Jalur Cepat): Malas klik-klik menu? Buka New Terminal di Winbox, lalu copy-paste script di bawah ini. Langsung jadi dalam 3 detik!

/queue simple
add name="Limit-Total-Hotspot" \
target=192.168.50.0/24 \
max-limit=1M/5M \
comment="Limit Total Satu Gerbong Hotspot"

(Jangan lupa ubah 192.168.50.0/24 sesuai IP jaringan hotspot Bli)

3. Prioritas Trafik (Parent Queue)

“Lho Bli, di Part 3 kan kita sudah bikin User Profile 2Mbps per user. Bedanya apa?”

Pertanyaan bagus!

  • User Profile (Part 3): Itu limit Per Kepala. (Andi 2Mbps, Budi 2Mbps).
  • Simple Queue (Part 4): Ini limit Satu Gerbong.

Masalah: Kalau ada 10 user login @2Mbps, totalnya jadi 20Mbps. Internet Bli jebol. Solusi: Dengan rule di atas (Total 5Mbps), walau ada 10 user, mereka akan berebut di dalam jatah 5Mbps itu. Internet utama aman.

4. Monitoring Trafik (Merah vs Hijau)

Bagaimana taunya settingan kita berhasil? Coba konek ke WiFi Hotspot, lalu buka YouTube 4K atau Speedtest. Lalu intip di Winbox.

Mikrotik punya indikator warna lampu lalu lintas:

  • 🟢 Hijau: Trafik santai (0-50% pemakaian).
  • 🟡 Kuning: Trafik mulai padat (50-75%).
  • 🔴 Merah: Trafik mentok limit (100%).

Indikator Trafik Queue Merah Kuning Hijau

Kalau warnanya merah, berarti limiter bekerja! User tertahan di 5Mbps dan tidak bisa mengganggu bandwidth sisa yang 15Mbps (milik Admin).


⚠️ PENTING: Kok Trafik Tetap Hijau & Tembus Limit?

Ini masalah yang paling sering dialami pemula. Bli sudah setting limit 5Mbps, tapi user tetap bisa download 20Mbps dan indikator queue tetap hijau (tidak merah).

Penyebabnya: Fitur FastTrack di Firewall Bli masih aktif. FastTrack membuat paket internet “jalan pintas” tanpa diperiksa oleh Queue, makanya limiternya tidak mempan.

Solusinya:

  1. Masuk menu IP > Firewall > Filter Rules.
  2. Cari rule yang ada tulisan defconf: fasttrack.
  3. Matikan rule tersebut (Klik tombol X / Disable).
  4. Coba tes speedtest lagi, pasti sekarang limiternya jalan (jadi merah).

Kesimpulan

Dengan Simple Queue, Bli bisa tidur nyenyak. Tidak perlu takut lagi internet lemot gara-gara ada bocil download game bergiga-giga. Semua dapat jatah yang adil. Jaringan Admin tetap wus-wus.

Trafik sudah rapi, sekarang saatnya kita OTOMATISASI BISNIS. Masak mau bikin voucher satu-satu terus (input user & password manual)? Capek dong kalau pelanggannya ratusan.

Di part terakhir, kita akan install alat sakti para pengusaha WiFi.

👉 Selanjutnya: Mikrotik #5: Cara Install Mikhmon & Cetak Ribuan Voucher (Final)